NEVER ENDING TO LEARN

NEVER ENDING TO LEARN

Diskusi untuk menentukan konten web yang bagus.          Foto: Dokumen sekolah


Ruang arsip menjadi saksi terwujudnya web sekolah yang informatif. Semangat yang luar biasa mengisi siang Bapak Ibu guru SMA N 1 Muntilan.

        Mengawali tahun 2021, di ruang arsip SMA N 1 Muntilan beberapa guru mengikuti bimbingan dan pelatihan dalam rangka mengembangkan web tersebut. Kegiatan yang dibimbing oleh Ibu Dra. Puji Handayani, M. Pd diikuti oleh beberapa guru secara antusias .

Berpacu menimba ilmu

        Semakin berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi mengakibatkan masyarakat luas untuk mengakses informasi melalui internet alih-alih mendatangi secara langsung.Hal tersebut menuntut berbagai sekolah khususnya SMA N 1 Muntilan untuk menyediakan dan mengembangkan Web sekolah sebagai media publikasi dan informasi.

        Pengisian konten web sekolah diharapkan dapat menyampaikan informasi secara jelas dan komunikatif. Untuk itulah, Ibu Dra. Puji H memberikan bimbingan kepada beberapa guru tentang bagaimana mengisi konten web tersebut secara tepat.

        Ibu Puji mengawali dengan memberikan informasi bahwa isi web terbagi menjadi tiga yaitu faktual ( kegiatan sekolah, aktivitas siswa, dan prestasi siswa), opini (artikel, esai, ulasan, dan resensi), imajinatif ( fiksi, cerbung, cerpen, dan legenda).

        Dalam pelatihan itu dijelaskan bahwa untuk konten berita atau informasi diharapkan memenuhi formula 5W +1H yaitu what (apa), where (dimana), when (kapan), why (mengapa), who(siapa),dan how (bagaimana). What menjelaskan tentang hal apa yang akan diberitakan, where menjelaskan dimana segala sesuatu terjadi, when menjelaskan kapan peristiwa itu terjadi, why mengartikan mengapa sesuatu itu terjadi, who siapa yang terlibat dalam peristiwa itu, dan how menjelaskan bagaimana peristiwa itu terjadi. Berita sebaiknya disusun seperti segitiga terbalik yang artinya bahwa judul itu sudah mencakup semua infromasi.

Antusias mengusir malas dalam underpreassure

        Bapak Ibu guru secara langsung mengaplikasikan pembuatan konten untuk web sekolah. Peserta pelatihan menemukan banyak pengalaman dalam kegiatan ini. Antusiasme peserta dalam praktik membuat konten web sekolah memunculkan ide brilian untuk mewujudkan web sekolah yang informatif dan asik untuk dikunjungi.

        Pembimbing dengan gigih membimbing para peserta dalam menghasilkan konten sekolah yang baik. Kita tidak akan pernah berhenti untuk mengisi konten web sekolah yang komunikatif dan informatif. Agar siapapun bisa membaca kami di dunia maya.

Presentasi menjadi bukti

        Dengan penuh semangat para peserta menghasilkan konten yang akan diunggah ke web sekolah. Para akhir sesi, para peserta pelatihan mempresentasikan hasil tulisan berupa konten yang dibuat dalam waktu yang singkat. Setiap bidang memaparkan hasil pembuatan konten web. Kemudian peserta lain menanggapi tulisan yang dipaparkan. Pembimbing takjub dengan tulisan yang dihasilkan oleh para peserta. Presentasi menjadi bukti bahwa para peserta serius mengikuti pelatihan sehingga dapat menulis konten yang komunikatif. (hum_lianenny)